Showing posts with label Aku dan hobi menulis. Show all posts
Showing posts with label Aku dan hobi menulis. Show all posts

Jun 5, 2008

MENCIPTAKAN LEAD, ISI, DAN PENUTUP TULISAN YANG SEKSI

“Mana yang biasa lebih dulu Anda lakukan: mencari judul, membuat lead atau membuat penutup?”


Menulis sangat mengasyikkan. Bila ide muncul rasanya pikiran begitu terbebani bila tak buru-buru ditumpahkan. Layaknya air laut yang bergejolak pasang saat purnama. Ide bisa muncul dalam bentuk apa saja. Ada kalanya tiba-tiba tercetus satu frase indah, unik, dan seksi. Aha! ini sangat pas untuk judul.... Kali lain, berseliweran satu paragraf pendek di otak kita yang terdengar nakal dan penuh rangsangan. Hmm... siapa sih yang tidak bakal terangsang bila paragraf ini saya pajang sebagai lead?Expedition GeForceImage via Wikipedia

Jadi, tidak peduli apa pun yang bersliweran di otak kita -entah itu bakal judul, bakal lead, atau bakal penutup- tangkap segera. Tuliskan!

Sama seperti nyamuk yang nemplok di tengkuk kita. Langsung saja tepuk, tidak usah dipikirkan apakah itu nyamuk demam berdarah atau nyamuk demam berair....

Bagi saya, merangkai satu tulisan ibarat membangun jembatan gantung. Kekuatan sangat bertumpu pada lead dan penutup. Lead yang orisinil, nakal, merangsang, dengan kombinasi kalimat panjang dan pendek. Kombinasi kalimat dan frase. Hem..., yam-nyam! Dan, penutup yang paling berhasil adalah yang mampu memaksa pembaca untuk kembali meniti tulisan kita dari awal. Ayo baca lagi, lagi, lagi! Lead dan penutup musti sekokoh baja.

Lantas bagaimana dengan isi tulisan? Seperti layaknya jembatan gantung, pandai-pandailah berayun dan meliuk-liuk namun tetap pada satu garis yang kuat. Pembaca akan senang. Pembaca akan memperoleh sensasi di sana. Jangan biarkan isi tulisan Anda kaku dan sekadar lurus seperti jembatan penyeberangan. Bila hanya sebatas itu kemampuan Anda menulis, ah... apa bedanya Anda dengan penulis lainnya? Bukannya Anda terobsesi menjadi penulis bestseller?

**

Lantas, judul macam apa yang seksi? Ingin rasanya saya menjawab dengan kalimat: Buatlah judul yang search engine friendly! Ah, Otak saya sudah terlalu internet-minded. Tapi benar. Mengapa kita tidak menggunakan logika pengguna Google saat membuat judul? Buatlah judul—baik itu judul buku maupun artikel—dengan kata kunci yang paling sering dipikirkan orang. Keyword yang laku keras di dunia perbukuan Indonesia (dan penerbit tentunya) adalah; cepat kaya, menjadi entrepreneur dengan modal dengkul, ngapain ngelamar kerja, orang dongok pun bisa kaya, dan sebangsanya itu.

Tapi tunggu dulu. Biarpun Anda memakai kata kunci tersebut, belum tentu tulisan Anda bakal mengapung! Ingat, yang tergila-gila dan terobsesi menjadi penulis bestseller bukan cuma Anda. Mereka pun beramai-ramai memakai kata kunci tersebut.

Jadi? Paksa pembaca (atau calon pembeli buku Anda) untuk tidak berpaling dari tulisan Anda. Buatlah juga subjudul untuk mempertinggi kadar rangsangan.

Contoh, bila buku Anda berjudul "Resep Cespleng Mempertahankan Pasangan", jangan lupa untuk melengkapinya dengan subjudul "100 Tips sederhana yang bahkan Maria Eva pun lupa mengamalkannya". Hahaha...

***

Okey. Tip di atas sangat mudah diterapkan. Tidak peduli macam apa gaya tulisan Anda, mendayu-dayu, puitis, atau malahan meledak-ledak tidak karuan. Perkuat selalu lead dan penutup. Perkuat kelincahan anda dalam menuangkan gagasan. Bila ini dipraktikkan, niscaya tulisan Anda tidak sekadar seperti jembatan gantung, tapi bahkan laksana roller coaster. Meliuk-liuk, berguling-guling, merangsang sensasi namun tetap pada alur yang terjaga dan pasti! Selamat menulis.[ayb]

original post by anang, yb
Zemanta Pixie

Jun 1, 2008

Verifikasi Paypal Dengan VCC - Akhirnya sukses juga!

Verifikasi paypal ternyata nggak gampang buat warga negara asuhan SBY. Awalnya saya mencoba verifikasi paypal dengan kartu debit Bank Niaga. Emang bisa? Sekarang tidak! Customer service Bank Niaga dengan santunnya menyatakan bahwa kartu Debet Niaga sudah tidak bisa dipPayPal Inc.akai untuk verifikasi Paypal.


Image via Wikipedia
Definisi: Paypal adalah alat pembayaran paling terkenal dalam bisnis online. Paypal bersifat lintas negara. Paypal juga menjadi jembatan untuk menarik pembayaran dari bisnis online ke rekening bank kita, proses ini disebut withdraw. Untuk mengaktifkan account Paypal, kita perlu melakukan verifikasi mengunakan kartu kredit yang kita punya. Alternatif lain, verifikasi bisa kita lakukan menggunakan virtual credit card (VCC).


Nyoba verifikasi paypal dengan kartu kredit bank lokal ternyata tidak bisa juga, setidaknya dengan kartu kredit Visa dan mastercard keluaran Bank Lippo yang ada di dompet saya. Ampun deh. Kalau udah gini jadi pingin mengiyakan deklamasinya Deddy Mizwar dalam rangka hari kebangkitan nasional. Marah.. Marah kalau harga diri bangsa direndahkan!

Akhirnya tak ada jalan lain buat melakukan verifikasi Paypal selain dengan menggunakan VCC alias Virtual Credi Card. Bukan apa-apa sih, soalnya dollar saya dari ikutan program paid review sebulan ini sudah makin matang alias siap dipetik.

Sempat semingguan bahkan lebih untuk browsing sana-sini mencari kepastian aman-tidaknya melakukan verifikasi paypal dengan VCC. Tak sekadar cari yang jual VV murah, tapi musti yakin bahwa yang jual VCC memang terpercaya.

Singkat kata, sayapun order VCC murah seharga 75ribu saja. Memang bukan yang termurah, tapi feeling saya mengatakan: beli saja dari dia, auranya positif... halaaaah!

Cara verifikasi paypal dengan VCC singkat saja. lebih cepat dibandingkan cara verifikasi paypal menggunakan kartu kredit betulan. Dijamin lebih cepat dibandingkan menyantap semangkuk bubur ayam hangat.

Ini dia langkah-langkah melakukan verifikasi paypal dengan VCC:
1. Login ke akun Paypal anda
2. klik "Add Credit Card"
3. Isi dengan data vcc dari yang jual VCC
4. Isi "nama dan alamat" sesuai data asli anda di paypal
5. Tekan Tombol "Add Card"
6. Tekan Tombol "Save and Continue"
7. Tunggu sesaat.
8. Mintalah nomor konfirmasi ke penjual VCC dan masukkan ke form yang tersedia
9. Aha... Paypal anda sudah terverifikasi dalam waktu hanya 10 menit saja.


Jangan lupa untuk menyimpan semua data VCC anda. Siapa tahu kelak anda membutuhkannya.

original post by anang, yb




May 19, 2008

Akhirnya dengan berat hati, Jennieforindonesia.com saya hapus dari blogroll


Jennie S. Bev tak lagi untuk Indonesia.
Setidaknya Jennie For Indonesia tak lagi ada.


Kali terakhir saya mengunjungi situs www.Jennieforindonesia.com yang terbaca adalah pesan bahwa situs tersebut tak akan aktif lagi, saya lupa persis kalimatnya. Sekali dua, saya masih mencoba menuliskan alamat situs tersebut di browser saya. Percuma saja. Alih-alih saya memperoleh tulisan segar Jennie di situs terpopuler di tahun 2007 tersebut, malahan saya dipesan untuk masuk link lain.

Bila anda menggunakan program zemanta, rujukan artikel dari situs jennieforindonesia masih muncul hingga detik ini, tapi tentu saja tak ada link yang aktif.

Jennie -ibarat seorang kepala sekolah- memang harus kita relakan untuk pindah ke sekolah lain; kali saja ada tempat lain yang jauuh.. lebih membutuhkan ilmunya. Persis seperti dulu saat Jennie juga pamitan dari milis penulisbestseller maupun milis rahasiasuksesterbesar.

Jennie -sebagai selebritis blog- mungkin tak lagi menganggap Indonesia sebagai 'management artists' yang memadai lagi.

Jennie - sebagai seseorang yang berhasrat besar untuk "continue to change the world one breath at a time" - mungkin menganggap Indonesia terlalu sempit untuk menaburkan garam, atau sebaliknya sudah terlalu gelap hingga terang yang dibagikan Jennie lewat kampanye bannernya tahun lalu, tak cukup merubah keadaan di Indonesia.

Hari ini saya turunkan link www.jennieforindonesia.com dari blogroll saya, tapi tidak dari sanubari saya!

Jennie dalam ingatan blog saya:

Katakan lewat tulisan tangan

Balik lagi ke peradaban METRO


Di Natuna saya membawa dua alat penunjuk arah: GPS dan buku "Rahasia Sukses Terbesar"

Di Internet Anda bisa memenukan banyak tips: mulai dari meracik bom hingga mewujudkan kebebasan finansial. Konon.

Silakan mencela atau meuji E-book Mindset Sukses


Resensi E-book Mindset Sukses sudah ada pemenangnya


Dari Jennie S Bev hingga dewa-dewi

Download all your blogs with blogger backup


original post by anang, yb

May 18, 2008

Review Blog Sahabat Baru #2


Sebenarnya udah sebulan lebih saya sering meyambangi blog www.kerjakeras.com. Ini blog keren. Jadi kalau belum pernah nengok, coba deh sehabis baca posting ini mampir kesana, tapi jangan lupa balik lagi ke blog saya ini lagi ya hehehe..

Apa yang unik dari blog ini? Yang pasti adalah cara dia bertutur. Sebagai orang yang suka nulis, seringkali saya menomorduakan kontent suatu tulisan. Hemm, tak selamanya sebuah content itu is the king kan? Soalnya terkadang lebih asyik memperhatikan cara seseorang bercerita daripada isi ceritanya. Yang pasti, cara dia bertutur unik. Lead yang dia pakai untuk memulai sebuah cerita biasanya dibuka dengan kutipan pertanyaan yang berasal dari pembaca. Jarang lho, cara bertutur seperti ini. Dan pastinya, Mas yang satu ini konsisten dengan cara bertutur seperti ini, kecuali kalau yang pingin dia ceritain bener-bener ngeblink dari ide yang datang dari diri sendiri.

Dengan menjadikan pertanyaan dan komentar pengunjung sebagai materi tulisan, wajar saja bila blog ini makin gemuk saja. Konon blog ini sudah berisi 140 posting padahal baru nongol di jagad maya sekitar 5-6 bulan ini. Banyak ya?

Tapi percaya deh, postingan yang menjejali blog ini memang banyak banget gunanya. Saya banyak terinspirasi darinya. Saking sukanya, saya dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun (halah..!) berlangganan lewat feedblitz. Gitu!

original post by anang, yb

May 15, 2008

Kapan Grab Bag Task Muncul ?

Bagi yang keranjingan ikut program paid review (kadang disebut juga dengan paid blogging)pasti tak asing dengan istilah Grab Bag Task.. Istilah ini sebetulnya bukanlah istilah khusus untuk paid review, namun berhubung orang kita jarang ngomong bahasa inggris, jadinya baru pada ngerti istilah Grab Bag Task setelah mendaftar program paid review.

Grab Bag Task dipopulerkan oleh Blogsvertiser, salah satu broker paid review yang terbukti membayar.

Grab bag tasks are tasks that meet certain criteria and that other bloggers declined or have since expired.


Jadi Grab Bag Task atau disingkat GBT adalah 'jatah review' yang sesuai dengan kriteria blog kita dan sudah ditolak atau sudah lewat waktu untuk direview oleh blogger lain.Blogger Ads

Peserta program Blogsvertise hanya berhak mengambil GBT satu saja per hari biarpun sudah mendaftarkan banyak blog di sana. Enaknya, bila kita punya blog dengan page rank lumayan tinggi, misalnya PR-3, jatah Grab Bag Task biasanya senilai US$ 10. Lumayan kan? Berarti sebulan sekitar US$ 300! Setidaknya itulah rejeki yang sedang saya terima hehehe...

Grab Bag Task dulunya rutin muncul sekitar jam 11 siang, namun belakangan makin tidak menentu dan sering molor. Terkadang jam 2 siang, terkadang lagi pas magrib. Jadi pantengin terus saja situs blogsvertise dan raih Grab Bag Task yang disimbolkan dengan kantong uang (atau kantong beras?)...


original post by anang, yb

May 13, 2008

Kompas.com adalah versi koran kuningnya Kompas reguler?

The Yin and Yang Symbol with black representing yin and white representing yang.Image via WikipediaEntah kenapa setiap membaca berita di kompas.com saya selalu merasa asing. Seolah-olah tulisan di situs tersebut bukanlah kompas yang saya kenal. Judul yang bombastis dan seringkali sarkastis justeru membuat saya bertanya: ini situsnya kompas ataukah situsnya Bung LaMer?
Andai boleh membandingkan, penggunaan kata-kata di kompas.com masih kalah santun dibandingkan cara warta kota -adik binaan Kompas- bertutur. Lihat juga gambar-gambar gratisan dari internet yang disandingkan dengan berita-berita kriminal dan seksualitas di kompas.com. Gambar a la tabloid monitor dan tabloid Wow!

Okeylah, cara berucap di koran cetak tak selamanya bisa dikloning ke dalam cara berucap di internet yang menuntut kecepatan yang lebih tinggi. Tapi jujur saja, kesan yang saya tangkap adalah kompas punya kepribadian ganda, yang santun dan yang urakan. Yang intelek dan yang norak.

Hemm, mungkin saya terlalu berharap banyak, atau mungkin saya terlalu bernostalgia akan kesantunan JO*. Atau mungkin buku Vademekum Wartawan yang dulu jadi bacaan wajib wartawan Komaps telah menjadi bagian dari buku tak laku jual dan telah berubah menjadi tissu bermerk Tessa.

berita kompas.com hari ini dengan judul a la koran kuning

Gadis remaja dilatih jual seks
Yasin Tebas Kepala Pakai Pisau Kubis
Diperkosa Desember, Lapor Polisi Mei
Gila, Sekeluarga Nyabu Semua!
Hiiiy... Ada Jurig Bonge di Lintasan Kereta


*JO = Jacob Oetomo

original post by anang, yb

May 9, 2008

Zemanta: Melengkapi posting di blog dalam satu kedipan mata!

I Love Zemanta!

Sejak mengenal Zemanta, saya jadi makin keranjingan ngisi blog ini. Betapa tidak, Zemanta bener-bener membantu saya dalam melengkapi setiap posting di blog.

Buat yang belum kenal zemanta, simak nih penjelasannya: Zemanta adalah tool yang bisa kamu download dan install buat mbantu melengkapi setiap posting blog kamu dengan materi berupa: gambar, link, artikel terkait, dan tag. Semua materi ini langsung nongol di sisi kanan dan bawah window tempat kamu menulis artikel blog. Jelasnya seperti gambar ini:



Kita bisa sesukanya mau memakai semua tag yang disarankan Zemanta atau tidak, yang pasti, semuat tag yang disarankan merupakan keyword yang banyak dipakair orang untuk searching di mesin pencari.

Gambar yang disodorkan pun keren-keren dan biasanya berasal dari Flickr atau wikimedia. Zemanta akan mendeteksi isi posting kita dan siap memmberikan links untuk kata-kata tertentu dalam posting kita. Kita tidak perlu menyelipkan links dan menuliskan URL-nya secara manual. Cukup klik kata yang mau di link (atau apply all) dan semua link akan nempel otomatis di dalam isi posting kita.

original post by anang, yb

Apr 26, 2008

Blog Idealis, Blog Materialistis

T.O.AImage by ^riza^ via FlickrBlog ini telah menjadi pelacur? Bisa jadi benar bila kata pelacur dibatasi sebagai upaya mengkomersialkan tubuh. Seminggu ini blog www.jejakgeografer.com yang dulu saya jadikan blog “secara gue”, blog idealis, blog ekspresi diri telah berubah menjadi blog materialistis! Tulisan pesanan secara beruntun nongol hingga sepuluh artikel. Tentu saja bukan topik yang biasa angkat. Malah, demi kesepuluh artikel pesanan tersebut saya terpaksa menambahkan satu kategori baru dalam blog ini.

Gambling? Dating?
Yap. Nafsu memperoleh duit secara cepat bermodalkan hobi menulis telah menurunkan idealisme yang pingin dibangun di blog ini. Tapi siapa mau menolak bila di depan mata disodori job yang lumayan menggiurkan? Cuma sekadar menulis artikel pendek selebar kartu pos dan dibayar dengan nilai yang lumayan. Asal tahu saja, saya memperoleh US $ 70 untuk kerja ringan menulis 10 artikel review.
US 70 bukan jumlah yang sedikit bila dibandingkan dengan hasil dari program google adsense misalnya.
Tapi mengapa memuat review tentang gambling dan dating? Apa tidak ada tema lain yang lebih bermoral? Tepat sekali. Karena memang tidak ada tema lain. Saya mendaftar program paid review pada minggu terakhir bulan april dan musti melahap 10 jatah yang disodorkan, semuanya bertema gambling dan dating.
Saya sadar, saya rada menyimpang dari idealisme pe-review di Indonesia yang alergi dengan tema perjudian. Tapi bagi saya, so what gitu lho? Jangankan soal gambling, pelacuran pun saya ulas di blog ini. Juga tema korupsi, lesbian, atau pemilu yang gitu-gitu doang.

Kompromi
Ujung-ujungnya saya musti kompromi. Bila tak ingin ditinggalkan pengunjung atau dicap sebagai blog SPAM, maka saya perlu melakukan penataan ulang atas tampilan blog ini. Sama seperti koran Kompas yang mengharamkan munculnya iklan di halaman 6, saya pun akan set ulang agar artikel pesanan tidak muncul di halaman utama. Itu janji saya. Ingatkan saya bila mulai ingkar janji ya.

Artikel terkait:
Bagaimana saya menghasilkan US$ 50 dalam satu jam saja?


original post by anang, yb

Apr 24, 2008

Bagaimana Saya menghasilkan US$ 50 Hanya Dalam Satu Jam Saja?

Sorry, saya tidak sedang bicara tentang google adsense, biarpun saat ini saya sedang menunggu cek senilai dua jutaan dari program google adsense. Sebab untuk menghasilkan US$ 50 dalam satu jam lewat google adsense, anda perlu usaha berdarah-darah.

Saya juga tidak sedang bicara tentang jualan kavling parkir, biarpun memang saya punya sepuluh kavling, yang yah... sampai sebulan buka, duit yang masuk belum juga sampai US$ 5!

Jadi?

Lihat dulu screenshot berikut ini:


Yang ngerti pasti langsung nyengir! Yap, US$ 50 tersebut saya peroleh lewat program PAID REVIEW..

paid review is when publisher (such as a blogger, a website, a newsletter, etc.) writes a review of a company’s goods or services in exchange for money or other compensation.


Jelas? Memang peluang bisnis lewat program paid review sedang booming di dunia maya, melebihi program google adsense yang makin banyak aturan maupun program domain parking yang juga lumayan repot promosinya.

Ikut program paid review lumayan tidak ribet. Selain mensyaratkan punya account paypal yang bisa dibuat dengan gampang, Anda cuma perlu blog dengan konten secukupnya, pengunjung yang memadai, dan page rank yang secukupnya. Asal tahu saja, untuk mengikuti program paid review, saya memakai blog ww.jejakgeografer.com ini yang notabene berbahasa Indonesia, pagerank hanya 3, pengunjung perhari 50-100, dan... hanya blog gratisan (aslinya blog ini numpang di alamat www.anangyb.blogspot.com).

Jadi berapa sih penghasilan per bulan yang bisa kita gaet lewat program ini? Itung-itungan Mas Cosa kurang lebih seseorang bisa memperoleh US$ 900/bulan dengan modal 2 blog ber-pagerank 2 dan 3. Hah..? 8 jutaan ...?

Biar tidak penasaran, silakan sambangi beberapa program Paid review berikut dan langsung daftar saja:

Blog Advertising - Get Paid to Blog

Blogger Links





original post by anang, yb

Apr 14, 2008

Download All Your Blogs with Blogger Backup

Islamic CensorshipImage by Napalm filled tires via FlickrYoutube diblokir rejim Fitna-phobia? Yap! Konon Multiply juga begitu, termasuk rapidshare, dan mungkin yahoo video, photobucket dll, dst! Secara nakal, Jennie sahabat saya menilai perilaku Pak menteri ini ibarat “testing the new car” syndrome!

Jadi kapan dong BLOGSPOT diblokir...? Ya ampun, kalau ini terjadi, bakal ada badai dan tsunami melanda para blogger mania. Betapa tidak, blogspot adalah penyedia fasilitas ngeblog paling populer di negeri ini, bahkan di seluruh dunia. Tidak hanya itu, ribuan situs pendulang dollar pun memanfaatkan blogspot untuk menaruh iklannya di sana. Tidak terhitung juga blog etalase baju muslim, jualan peta, gps, kripik singkong, hingga video bokep memanfaatkan blogspot untuk memamerkan jualannya.

Jadi tidak mungkin dong blogspot diblokir? Ah, siapa bisa menebak kata hati SBY...


Oke deh, daripada bertanya-tanya, buruan deh anda backup blog anda! Toh kalaupun nanti muncul film "Fitna Return" atau "Fitna 2" di jalur blogspot dan SBY dengan kuasanya menghadang blogspot, anda masih bisa memajang tulisan anda entah di hosting mana.

Mem-backup posting di blogspot bisa anda lakukan satu persatu kalau memang anda punya banyak waktu, atau pacar mau membantu. Tapi kalau mau cepet, pakai saja fasilitas yang disediakan di CodePlex.com. Tutorialnya ada di sini

Nah, tunggu apa lagi?

Apr 8, 2008

Ketika Pak Royo Meradang..


Nguiing.. nguing...
Busyet dah! Tengah malem begini kok ada yang nekad menelepon saya. Pasti bukan customer yang ngebet cari citra satelit atau sekadar tanya trik berbohong dengan peta. Lha dalah! Yang nelepon orang yang sangat penting. Pak Royo si pakar selebmatika! (saya langsung tahu karena semua nomor selebritis saya masukkan di ponsel saya).

"Halo, Saya Royo", sapanya halus. Mirip tekanan suara seorang priyagung kraton dalam pentas kethoprak Among Budoyo.

"eh.. iya. Saya Anang", jawab saya rada gagap. Biarpun suka sok-sok an kalau posting di blog, tapi kalau ngomong langsung seringkali saya grogi juga.

"Saya tidak cukup mengenal anda. Karena itu saya berusaha hormat kepada anda. Sayangnya Anda tidak cukup santun dalam menuangkan gagasan, pikiran, dan ide-ide anda di internet."

Saya cuma terdiam karena tahu kalimat barusan sekadar preambul, pengantar dari suatu kalimat inti yang ditahan-tahan.

"Saya protes keras atas tulisan anda di blog. Anda tidak pantas menuduh saya pakar asbun. lebih-lebih anda seorang jurnalis. Semestinya anda bisa chek and recheck, menerapkan both side story, tulisan yang berimbang, berwawasan, menghayati makna kebebasan yang bertanggung-jawab!"

Saya garuk-garuk kepala. Dalam hati saya bertanya, ini Pak Royo atau Bung Harmoko?

"Maaf" sela saya, "saya juga mau protes kalau boleh. Pertama saya bukan jurnalis. Memang saya beristrikan orang koran. Tapi isteri saya bukan di bagian yang suka tanya sana-sini itu. Isteri saya cuma bagian yang ngurusin jatah koran buat cukong koran."

"Bagi saya tidak ada bedanya." potong Pak Royo. "Anda pengganggur dan hidup anda seratus persen mengandalkan dari gaji isteri anda yang bekerja di industri pers. Jadi anda pun bagian dari kapitalis jurnalis." kata Pak Royo tegas.

Busyet dah! Makin ngaco juga pakar satu ini.

"Oh ya. protes satu lagi. Saya menyebut anda asbun bukan tanpa dasar!" sergah saya rada berani.

"Maksud anda?"

"Lha bukankah sebelum anda ngaku-ngaku sebagai pakar selebmatika, anda dulu cuma lulusan fakultas Perkebunan UGM . Pernah juga kerja di kebun jambu monyet sebagai ASBUN alias Asisten Perkebunan? "

"Anda jangan membelokkan pembicaraan. Itu masa lalu saya, dan itu tidak ada hubungannya dengan statement anda yang asbun." sahut Pak Royo sengit.

"Justeru anda yang asbun dan nyata-nyata melanggar privacy saya. Naskah yang anda gugat belum saya publish, dan baru akan nongol dua hari ke depan. Anda tahu kalau di blogspot sekarang ada fasilitas scheduled post?"

"Saudara Anang!" Pak Royo tampaknya makin meradang. "Saya tidak suka blog! Camkan itu! Saya tidak melanggar privacy. Setting blog anda gampang dilacak dengan melihat sekilas dari metadatanya. Jadi jangan salahkan saya atas keteledoran anda sendiri."

"Stop-stop! sudahlah. Ini sudah terlalu malam. Isteri saya sedang diare dan baru bisa tidur lelap sejam lalu!"

"Okey. Terserah anda, bung Anang! Anda mungkin menganggap hal ini sesuatu yang sepele, tapi mungkin tidak cukup sepele untuk kelangsungan perusahaan isteri Anda.."

Saya pun balas meradang. Siapa pun boleh menekan saya, tapi jangan sekali-kali di alamatkan ke anak dan isteri saya! Saya bangkit berdiri dan buuuk...! Saya terjengkang!

"Halah bapak! Mimpi lagi tho.. !"Gerutu anak saya sambil merengut.
"Katanya mau mbikin sarapan nasi goreng. Cepetan dong. Ini udah hampir jam enam pagi. Ntar telat!"

Saya mengucek mata saya yang masih kabur. Untung cuman mimpi! Saya tidak membayangkan betapa gemetarnya dengkul saya kalau benar-benar berhadapan dengan orang penting atau orang yang dekat orang penting gara-gara omongan ngalor-ngidul di blog. Apa mimpi saya terbawa oleh kejadian yang menimpa anak baptis saya , ya?


original post by anang, yb

Apr 1, 2008

BLOG JEJAKGEOGRAFER .COM CUKUP SAMPAI DI SINI



Saya tidak menyangka kalau posting terakhir yang mengandung frase "ini teh susu" bakal menyeret saya menjadi korban awal dari program pemberangusan situs porno!

Singkat kata, tak sampai sejam sejak posting berjudul "asupan buat geografer: ini teh susu nongol di dunia maya, saya langsung menerima email (terkirim otomatis?) peringatan keras dari pihak berwenang. Singkat saja: saya dituduh mengelola dan atau menjalankan situs yang memuat materi pornografi dan atau berindikasi menyebarkan pornografi di dunia maya.

Tuntutannya jelas, saya harus menutup situs ini atau siap-siap membayar denda 1 milyar.

Tentu saja saya punya segudang argumen untuk mengelak, namun saya yakin proses itu bakal memakan waktu dan belum tentu saya menangkan. Karena itu, biarlah saya tiarap sementara waktu dan mungkin akan berkloning dengan nama blog lain.

Thanks buat semua yang sudah menjadikan blog ini sebagai beranda untuk berbagi cerita, amarah, keharuan, tawa dll..!

original post by anang, yb

Mar 29, 2008

How to schedule Blogger posts

The post schedule post feature is already available on Blogger in draft. Publishing a post in the future is very simple. Click “Post Options” and enter a post date and time that is in the future.



By click the “Publish” button, your post will become “scheduled.”



Remember: Scheduled posts only works when you’ve logged in to Blogger in draft.


Try it!

original post by anang, yb

Mar 4, 2008

Hai Roy! Kenalkan, saya penipu yang jujur


Bukan Roy Suryo kalau tidak bikin sensasi.

Tidak cukup dengan meniti sensasi orang lain seperti kasus foto Sukma Ayu, pengejaran Tommy, dan lainnya, Roy Suryo pun piawai menciptakan sensasi dengan dirinya sebagai tokoh sentral. Kali ini Roy Suryo memberikan pernyataan yang membuat kuping para blogger meradang: Blogger adalah tukang tipu...!

Gubrak....

Saya tidak tahu siapa yang dulu salah jalan dengan memberi julukan pakar telematika Indonesia kepada Roy Suryo. Saya juga tidak pernah tahu sejak kapan orang salah kaprah menyebut dia sebagai pakar dari UGM. Wong nyata-nyata dia bukanlah dosen tetap kampus ndeso tersebut.

Roy Suryo yang pengumpul mobil kuno dan hobi memajang deretan antena parabola tersebut ternyata masih berpikiran kuno dan terlambat. Setidaknya andai dia bersikukuh dengan keyakinannya bahwa blog sekadar trend sesaat, ah.. dia bakal tak lagi didengar orang. Bukankah blog adalah revolusi tersendiri dalam dunia jurnalistik? perangkat dahsyat dalam dunia pemasaran? Etalase paling syur untuk membentuk personal branding? Cara cerdas mengekspresikan diri?

Blogger adalah tukang tipu, Roy?
Lha iya lah. Blogger hidup dan berkelana di dunia maya. Bukan di podium. Bukan pula di depan lensa kamera. jadi so what gitu lho? Sewajarnya bila blogger bersolek dengan menggunakan nama alias. Apa salahnya? Toh di dunia nyata pun -perilaku seperti ini - juga sudah jamak? Iwan Fals pun berKTP dengan nama yang berbeda. Demikian pula dengan Maria Eva, Sarah Ashari, Gogon, bahkan Maia Ahmad.

Itulah kalau orang terlalu berharap banyak dari blog… Bukankah dari sononya blog identik dengan jurnal pribadi ? Blog mestinya: gue banget! , secara gue!

Tidak masalah andai saya menamakan diri sebagai the black spiderman atau si kolor ijo…

Bagi saya tidak masalah seseorang anonim atau tidak. Entah sebagai pengisi konten atau pemberi komentar. Toh apa bedanya. Biarpun pakai nama lengkap plus nomor KTP, kalau memang tidak pernah ketemu ya … sami mawon…

Saya suka ngeblog.. karena itu cara saya berbicara dengan lebih jujur! Tidak peduli andai saya dicap (bagian dari komunitas) penipu!



original post by anang, yb

Feb 25, 2008

LOMBA PENULISAN ARTIKEL/BERITA TENTANG SURVEI DAN PEMETAAN UNTUK WARTAWAN MEDIA CETAK 2008-deadline 7 Juli 2008

Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mapiptek)
bekerjasama dengan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) mengadakan lomba penulisan artikel/berita tentang Survei dan Pemetaan (Surta) untuk wartawan media massa cetak.

Lomba penulisan bertema “Kegiatan dan Peranan Geospasial (Survei dan Pemetaan) Masa Lalu dan Masa Depan” itu bertujuan untuk menyebarkan informasi mengenai pentingnya Survei dan Pemetaan. Selain itu diharapkan juga memacu minat masyarakat Indonesia untuk mengetahui, memanfaatkan maupun mengembangkan teknik geospasial dalam berbagai kegiatan.

Informasi geospasial selama ini dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. misalnya dalam pengelolaan sumber daya alam, informasi mengenai batas-batas negara dan wilayah, pengaturan tata ruang, potensi bencana, keperluan mitigasi dan berbagai keperluan lain.

Informasi keruangan atau geospasial itu sangat dibutuhkan untuk lebih memudahkan pemahaman, misalnya dengan peta maka lokasi/posisi sebaran dan luasan sumberdaya alam dapat dipahami secara mendetil untuk dimanfaatkan.

Sub tema penulisan :
1. Program pemetaan batas wilayah di Indonesia
2. Berbagai aplikasi GPS (Global Positioning System) dan GIS (geographic information system) di sektor ekonomi
3. Masalah dan perkembangan Toponimi di Indonesia
4. Aplikasi teknologi penginderaan jauh di Indonesia
5. Pengembangan peta dan atlas untuk penanganan bencana
6. Peran Bakosurtanal dalam pengembangan survei dan pemetaan di Indonesia

Kriteria Lomba :
1. Terbuka untuk semua wartawan media cetak Indonesia, yang dibuktikan dengan fotokopi identitas wartawan.
2. Naskah yang dikirimkan sudah harus diterbitkan di media cetak mulai 2 Oktober 2007 sampai 7 Juli 2008.
3. Penerimaan naskah paling lambat tanggal 10 Juli 2008 (cap pos). 4.
Selama periode lomba, peserta minimal menulis 6 artikel terkait tema lomba
5. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu materi publikasi (masing-masing rangkap 3) yaitu dalam bentuk daftar tulisan dan fotokopi kliping tulisan.
6. Panitia berhak menggunakan karya tersebut untuk keperluan publikasi dan promosi pihak penyelenggara.
7. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
8. Naskah dikirim ke :

Bidang Promosi dan Administrasi Kerjasama Pusjasinfo
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal)
Jl. Raya Jakarta - Bogor KM. 46
Cibinong 16911

Atau ke :

PO BOX 7085 JKP SA
Jakarta 10350 A

Kriteria Penilaian:
1. Kesesuaian dengan tema lomba
2. Unsur kebaruan/Inovasi
3. Penggunaan EYD yang benar dan baik
4. Solusi dan analisa
5. Kuantitas penulisan sesuai tema

Hadiah :
- Juara I : 1 Unit Sepeda Motor senilai Rp. 10.000.000,- + Piagam + Plakat
- Juara II : 1 Unit Laptop senilai Rp. 7.500.000,- + Piagam + Plakat
- Juara III : 1 Unit Kamera Digital senilai Rp 5.000.000,- + Piagam +Plakat

Ditulis ulang dari ika maya susanti

original post by anang, yb

Jan 22, 2008

Dari Jennie S. Bev hingga Dewa-dewi


Kontes SEO semacam Ngadutrafik atau Pisang goreng anget memang bukan jatah saya untuk menang. Biarpun untuk kata kunci 'Quickbird Indonesia' atau '10 kesalahan Maia Ahmad' situs saya nangkring di halaman pertama google, itu lebih karena faktor kebetulan saja.

Tapi... untuk kontes menulis komentar atau menulis konten, ayo! saya berani diadu!

Pagi ini, Yos dan Patricia penmilik situs majalah online Dewa-dewi menobatkan saya sebagai pemberi komentar terbaik di situsnya. Wuihh... Dapat jatah gopek dong! Thanks berat buat Yos dan Patricia. Lima ratus ribu euy! Buat jajan di mana ya...

Ikutan kontes beginian memang bikin keranjingan. Bukan semata soal hadiahnya, tapi apresiasinya. Setidaknya kita bisa mengukur seberapa nikmatnya tulisan kita dibaca dan di mata orang.

Mau tahu kontes apa yang pernah saya menangi? Ini dia daftarnya....

Pemenang Quote Contest July 2007 (www.jennieforindonesia.com)
“Ketulusan adalah milik mereka yang bisa memberi tanpa mengingat dan menerima tanpa melupakan.”


Pemenang kontes resensi e-book Mindset Sukses (www.jennieforindonesia.com)
Mindset Sukses Inti Segala Kebaikan


Pemenang “Why I’m Special” (www.jennieforindonesia.com)
“Pondok Untuk Pak Totok”


Penulis Curhat & Komentar Terbaik Th.2007/2008 (majalahdewadewi.wordpress.com)
Pada tulisan curhat Gara - Gara gadis Webcam


Nah, masih ada dua kontes lagi yang belum ketahuan pemenangnya. Satu kontesnya Mas Cosa dan satu lagi kontes Mbak Fida Abbot...

Kira-kira menang nggak ya?

original post by anang, yb

Jan 20, 2008

Antre Minyak Tanah, Kompor Gas Gratis, Stiker Helm

Biarpun saya gemar menulis, namun beberapa fakta yang saya lihat sehari ini membuat saya sulit untuk merangkai dalam satu tulisan. bantu saya ya...

Fakta I:
Lima ratus meter dari rumah saya ada pangkalan minyak tanah. Hari-hari ini setiap subuh selalu ada pemandangan yang membuat saya miris. Penduduk mengular menderetkan jerigen lima literan. Menunggu dan menunggu. Dari subuh hingga entah sampai kapan. Sudah sukur kalau sorenya kebagian, biarpun tidak sepenuh jerigen.

Fakta II:
Siang ini saya mendapat bantuan kompor gas. Komplet dengan tabung dan selangnya. Tentu saja tidak saya tolak.
Semua siap pakai. Tidak hanya saya yang dapat. Seluruh penghuni perumahan saya dijamin kebagian asal ber-KTP kalurahan setempat. 600 unit gratis untuk warga perumahan. Inilah jatah yang diberikan pemerintah. Tidak peduli walau sebagian besar penghuni adalah orang bermobil dan bersepatu mengkilap. Rumah banyak yang dua lantai. Termasuk yang saban hari menenteng handphone dan laptop seperti saya.

Fakta III:
Helm saya masih tertempel stiker bertuliskan "STOP KORUPSI - KORUPSI KAH AKU ?". Helm itu masih akan saya pakai untuk melindungi kepala dan otak saya.




***

Bagaimana anda bakal merangkai cerita atas tiga fakta tersebut? Atau mungkin fakta ke empat berikut bisa jadi perangkai sekaligus bumbu moral atas fakta-fakta sebelumnya:

Fakta IV
Hari ini saya menerima kompor gas gratisan, hari ini juga saya berniat untuk segera mengalihkannya untuk saudara saya di Solo yang penjual pepes tahu.

original post by anang, yb

Jan 2, 2008

Dengarkan dongengku, tapi jangan tertidur ya...


Isteriku,
Tak ada lagi sisa buku dongeng di lemari kita, sayangku...
Semua dongeng sudah aku ceritakan kepada buah kati kita
Mulai kisah sedih Cinderela hingga Cindelaras
Cerita kecerdikan Pak Belalang hingga Batman
Bahkan kisah serdadu berkaki satu sudah kukisahkan lebih dari satu kali

Dongengmu, penuh dengan cerita inspirasional, bisikmu suatu ketika.
haha.. bukankah dulu pun engkau mengejarku karena aku jago bercerita?
Kini buah hati kita adalah tempatku mencurahkan kisah motivasi
Untaian kata terbalut dalam kisah inspiratif.

Isteriku,
Aku tahu tidurmu pun tak akan lelap tanpa bekal dongengku.
Engkaulah cinderelaku, dan buah hati kita adalah si putih salju.
Bawalah setiap dongengku dalam setiap degup jantung di tidurmu...

Isteriku, buah hatiku, inspirasiku...

original post by anang, yb

Nov 2, 2007

Remove word verification from posts

Reseh bener blogger ini!

Tiap kali posting selalu dipaksa nulis 'word verification'... Masih mending kalau bentuknya kata yang terbaca, lha ini lebih sering berupa jejeran huruf yang triping dan nggak bisa dibaca sama sekali... JHXXC ... HJUUWQC... GFJJKI halaah.....

Memang tidak semua (dari sekitar 20an) blog saya yang dipagari oleh blogger dengan word verification.. Blog ini (yang aslinya beralamat di http://anangyb.blogspot.com) termasuk yang lolos dari metal detektor eh, word verification.

Lantas kenapa ada blog yang dipasangi word verification dan ada blog yang nggak?

Usut punya usut ternyata ada dua alasan kenapa sampai blogger memaksa kita menuliskan word verification.

alasan pertama, karena blog kita berpotensi dianggap SPAM. Persisnya, blogger ngomong begini: " Blogger's spam-prevention robots have detected that your blog has characteristics of a spam blog."
Nah lho... Emang sih, kebanyakan blog saya yang ada word verification adalah blog dengan konten copy - paste hehehe...

Nah alasan kedua: karena kita posting bertubi-tubi alias posting dalam jumlah di atas normal dalam sehari. Ini juga ada benarnya, terutama nafsu agar blog adsense lekas gemuk dengan konten.

Nah, sekarang pertanyaannya: how to remove word verification from posts ? (halaah pakai bahsa inggris --> biarin! siapa tau ada bule nyasar kesini karena search pakai kata kunci tersebut hehehe..)

Gampang kok caranya. Klik saja simbol tanda tanya warna oranye di samping kata 'word verification'. Dari sana kita akan dituntun untuk meminta review dari Blogger atas adanya word verification di blog kita.

Betul begitu Dik Pendi...?


original post by anang, yb

Jul 20, 2007

Memoar Sobron Aidit: Blog Untuk Tuhan


"Ada orang mengatakan
bahwa PKI itu anti agama,
tidak beragama, atheis.
Kukira ini benar....
Golkar dan PDI pun
tidak ada agamanya."



Cerita tentang PKI layaknya kisah tentang Snow White. Dari generasi ke generasi dongeng itu diwariskan dengan alur cerita, tokoh, serta pesan yang nyaris sudah baku.
Makanya, kemunculan buku-buku bertema 'sisi lain PKI' bisa menjadi pelepas dahaga. Biarpun cara sebagian orang menanggapi kisah sedih korban stigma orde baru itu bak menonton di bioskop, air mata berderai, perasaan dicabik-cabik, terharu, namun kaki tetap tersilang, tangan merogoh popcorn dan mulut menyeruput Coca-Cola! Mata mak-nyes, namun lidah mak-nyuus..

***

Membaca memoar Sobron Aidit bertajuk Surat Kepada Tuhan ibarat menelusuri posting demi posting sebuah blog. Catatan-catatan penulis tentang apa yang dialami dan dirasakan selama dua periode, Orde Lama dan Orde Baru dirajut dalam tulisan bergaya personal essay.. Ada 46 cerita lepas yang beberapa diantaranya berjudul sama misalnya cerita Seputar Jakarta dan Catatan Seorang Pensiunan yang masing-masing terdiri dari 6 kisah.

Layaknya gaya blog maka jangan terlalu berharap untuk menemukan klimaks atau pesan yang haru-biru di setiap cerita. Banyak cerita yang ringan mengalir seperti melodi gubahan Obbie Messakh. Tapi jangan khawatir. Beberapa kisah juga dituturkan dengan gaya meledak-ledak dan tanpa tedeng aling-aling. Misalnya tentang pak tua, seorang tokoh Menteng 31, si penjilat Soeharto, pemuja kegagahan masa lalu. (Silakan Anda tanyakan pada Google, apa itu Menteng 31).

**

Soal stigma anti-Tuhan yang dilekatkan pada orang-orang PKI, Sobron Aidit punya pembelaan. banyak teman yang ragu-ragu sikap kami terhadap agama, tutur Sobron Aidit mengawali cerita sekitar agama dan doa (hal 220). Kuceritakan bahwa semua saudaraku, abangku, dan saya sendiri sejak kecil ditanamkan menaati agama.
Ada yang menyanggah, "Ah, masa sih, apa betul abangmu itu juga tamat Quran? Kan dia gembongnya PKI. Apa bisa baca Quran?". Kukatakan dia bisa, bahkan tamat baca Quran. karena setiap kami menamatkan Al-Quran, selalu diadakan kenduri.
Yang kuingat benar, tidak ada di antara kami yang tidak beragama, apalagi yang anti agama. Sesudah besar dan dewasa, barulah punya pikiran yang luas-bebas, tetapi tidak ada yang anti agama.

***

Buku ini ditutup dengan kisah kepulangan Sobron Aidit ke kampung halamannya, Belitung. Begitu sampai di Belitung, tidak seorang pun yang menawari menginap di rumahnya, tutur Sobron. Keluarga yang dekat pun pura-pura tidak tahu dan tidak peduli. Rasanya asing,sudah pulang ke kampung halaman tempat kelahiran, tetapi tidak ada yang menyambut, tidak ada yang menawari menginap dan makan di rumahnya.

Ya, ketika isak tangis, keluh kesah, serta teriakan kepada sesama sudah tak bersambut, ke mana lagi harus minta tolong? Dalam keadan tak berdaya seperti itu, siapa pun, akan merasa seperti hidup sendirian. Bahkan sahabat karib yang dipercaya sekalipun satu per satu pergi menjauh. Hidup terasa hampa. Tak berarti lagi.
Satu-satunya harapan ialah menyampaikan segalanya kepada Yang Di Atas. Begitulah yang dialami Sobron Aidit, si penyandang stigma PKI, si komunis, tukang jagal, insan tak bertuhan. Tak berharap bahwa nanti ada yang peduli, keluh kesah itu ia tulis dalam deretan Surat Kepada Tuhan.

Resensi Buku berjudul Memoar Sobron Aidit: Surat Kepada Tuhan, Grasindo Jakarta.

original post by anang, yb