Feb 21, 2012

Panji Tengkorak - Seno Gumira Ajidarma

Disc.15% - Rp80.000,-

Kajian komik Indonesia sepanjang sejarahnya terlalu sedikit, maka sebuah kajian yangmendalam layak dilakukan. Kajian ini membandingkan buku komik Panji Tengkorak yangdigubah oleh Hans Jaladara sampai tiga kali, yakni tahun 1968, 1985, dan 1996, yang sebagai kesatuan disebut Tiga Panji Tengkorak. Maksud dan tujuan kajian atas Tiga Panji Tengkorak adalah mencari tahu dan mengungkapkan bagaimana kebudayaan berlangsung.Dalam kajian ini dapat diikuti sejumlah perbincangan, mulai dari politik identitas sampaibias gender, sehingga terbongkar bahwa ideologi yang tersandang dalam gambar realisme dan gambar kartun adalah konstruksi realitas. Tarik menarik antara objektivitas dan subjektivitas menjadi pergulatan antarwacana yang memberlangsungkan kebudayaan; yang memang akan selalu terhadirkan sebagai metakebudayaan, yakni kebudayaan tentang kebudayaan, karena kebudayaan hanya terhadirkandalam proses sebuah perbincangan.Ini berarti manusia yang berada di dalam kebudayaan, dalam hubungan dibentuk/membentuk kebudayaan, hanya akan melihat kebudayaan sebagai suatu jejak. Tiga Panji Tengkorak adalah jejak-jejak kebudayaan yang dalam pembongkaran telah memperlihatkan berlangsungnya kebudayaan. ]]>

View the Original article